Other Pieces of Mine

where no one has an idea to put where .. yayyy ..

Anak harus Gemuk Menggemaskan?

Bu Maira menanyakan

AssWrWb.
Dok, sy mau bertanya ttg putri pertama sy, Queena. Dari usia 0 – 6 bln sy memberi ASI eksklusif (slm tahap ini, perkembangan berat badannya baik). Ketika usia 6 bln, sdh MPASI dan sy memberi tambahan sufor (krn sy bekerja). Sy tidak kesulitan memberi MPASI-nya (putri sy suka makan apa sj), hanya sj putri sy minum sufor-nya tidak banyak dan tidak lahap (di tahapan ini perkembangan berat badannya naiknya hanya sedikit). Sy coba mengganti dengan sufor lain tp ttp sj putri sy lebih suka dengan ASI. Sekarang ini, putri sy usianya masuk 13 bulan, berat badannya 7,5 kg. Makannya sudah nasi+lauk+sayur(3 X sehari), camilan (2 x sehari, kadang sy beri buah,keju,youghurt dll bergantian), susunya susu UHT (merk U***A), putri sy suka (walo tidak lahap jg, minumnya sedikit2) dengan rata2 minum kurang lebih 800ml per harinya. Tahapan perkembangannya sudah sesuai dgn KPSP, dan dia aktif. Bagaimana ya Dok,sy khawatir karena putri sy kurus… Sy sdh bw k RS, dan dinyatakan tidak sakit apa2, diberi vitamin dan susunya disuruh mengganti dengan susu enfa****. Bagaimana dok? Jika sy membaca, susu UHT boleh u/ usia 1 tahun keatas. Bagaimana supaya anak sy bs gemuk ya Dok?? Terima kasih sebelumnya ya Dok.. Wass.

Bu Maira,

Mohon maaf kalo saya mengambil judul diatas. Tapi ini sekedar agar ibu bisa memperbaiki tujuan, jangan ingin punya anak gizi buruk atau kurang, tapi jangan juga ingin punya anak gemuk atau gizi lebih. Dua-duanya mudah menderita kesakitan dengan spesifikasinya masing-masing. Bagi seorang dokter spesialis anak, berhadapan dengan anak gizi buruk atau anak gizi lebih sama saja.

Baiklah mari kita bahas sedikit tentang Queena. Ibu, untuk status Gizi Queena saat ini adalah Gizi Kurang dengan z-scorenya –2,1. Bila dari Rumah Sakit menyatakan tidak menderita sakit apapun, mungkin asupan gizinya yang kurang. Hal ini sudah saya bahas dalam posting Anak Aktif dan Berat Badan Sulit Naik. Mungkin dari sana ibu bisa mendapatkan beberapa hal seperti seharusnya makanan diperhatikan bukan sekedar keragamannya akan tetapi kecukupan energinya, proteinnya, cara memasaknya, dan jenis makanannya.

Queena saat ini sedang memerlukan kurang lebih 1250 kkal dengan protein 23g. Dalam postingan diatas secara umum sudah saya gambarkan bagaimana ibu perlu melakukan proses recall. yang bisa dibantu oleh petugas gizi baik di puskesmas maupun rumah sakit yang melakukan konseling gizi.

Bu Maira,

Tentang susu UHT. Memang pada usia diatas satu tahun tentu saja pilihan susu UHT bisa dimasukkan. Tapi sekali lagi jangan tergantung susu saja untuk menambah berat badan anak. Mungkin ada kekurangan lain dalam makanan yang dikonsumsi Queena. Dan bila itu ada maka tentu saja ini patut jadi perhatian dulu. Sebisanya ASI, kalau masih keluar, bisa diberikan lagi sampai dengan usia 24 bulan.  Bila ada kesempatan mungkin ibu bisa datang ke Puskesmas. Di Puskesmas, bila ada program penanggulangan gizi buruk, biasanya mengadakan Formula F-135, ini adalah susu yang sudah difortifikasi dengan zat-zat yang diperlukan untuk tumbuh kejar. tapi memang tidak semua puskesmas mengadakannya. Ibu bisa membeli disana dan memberikannya pada Queena. Setidaknya dibandingkan en*a*row mungkin bisa lebih murah.

Bila ibu sudah bisa berkonsultasi dengan petugas gizi yang  melakukan recall, dan ternyata memang ditemukan bahwa Queena masih mencukupi konsumsi makanannya, baru kita berpikir ke arah malabsorbsi makanan dan lain sebagainya.

Nah, Bu Maira, saya masih berharap ibu mau mengupdate status Queena di komentar agar masih bisa jalin terus perbaikan status gizi Queena sampai dengan ia bisa tanpa intervensi.

Salam

ASI, air susu ibu, keuntungan, kelebihan

post ini dibuat dengan windows live writer ® sebagaimana dapat anda temukan di blog puskesmas | opm | bljrblog | balita | hkn | idi

Written by draguscn

26/11/2008 pada 00:22

Ditulis dalam tumbuh kembang

Ditandai dengan , ,

4 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Terima kasih banyak Dok, atas penjelasannya. Dari penjelasan Dokter akan sy tindak lanjuti. Untuk pemberian susu, sudah sy coba enfa****-nya, tp Queena g mau (mmg agak sulit susunya Dok).InsyaAlloh akan sy beri kabar ttg perkembangan Queena ya Dok…

    maira

    27/11/2008 at 09:32

  2. Terima kasih .. Queena sehat kami juga turut bahagia.
    Salam.

    draguscn

    27/11/2008 at 23:30

  3. halo dok,

    Kasus anak saya dan kondisinya persis dengan anak dari Bu Maira, yaitu umurnya sudah 12,5 bln tapi beratnya msh 7.5kg dg tinggi badan 75cm (berat lahir:2.6kg, panjang bdn: 46cm)dgn pola makan sbb:
    -06.30 –> makan pagi
    -09.00 –> susu formula 120ml-140ml
    -11.00 –> susu formula 120ml-140ml
    -13.00 –> makan siang
    -14.00 –> buah pisang + jeruk
    -16.00 –> susu formula 120ml-140ml
    -18.00 –> makan malam
    -20.00 –> susu formula 120ml-140ml

    Utk makanannya saya selalu buat sendiri dg cara disaring yg terdiri dari nasi/ kentang/ tepung beras/ havermut + ikan/ daging ayam/ telur yg dihaluskan +kaldu ayam/ sapi +sayuran seperti wortel parut/ buncis/ brokoli + keju. Cara memasaknya utk tim saring yg saya buat dg cara memasak beras kmd dicampur dg iga sapi/ ceker/ daging ayam dg api sedang lalu baru dimasukkan ikan salmon/ tuna/ kuning telur jika nasinya mulai terlihat setengah matang dan terakhir sayuran yg diparut dg api yg sdh dikecilkan dan ditunggu hingga mengental baru kmd disaring dan terakhir biasanya saya parutkan keju di atasnya, dan kalau pakai kentang biasanya saya kukus dulu kmd dihancurkan dan baru dimasukkan ke dlm kaldu yg sdh jadi dan baru dicampur dg lauk dan sayuran.

    Sayangnya anak saya sepertinya tidak bisa makan lebih dari biasanya setiap kali makan hanya menghabiskan 8-10 sendok kecil bayi. Namun buang air besarnya normal semenjak saya ganti susunya dgn An*** antara 1-2 x setiap hari dan dg batasan warna/ jumlah/ bentuk yg normal. Semenjak usia 7-8 bln anak saya selalu memuntahkan lagi makanan ataupun susu yg masuk krn porsi yg diberikan agak lbh banyak, jadi semenjak itu jika anak saya sdh menunjukkan kondisi ‘kenyang’ maka saya ataupun baby sitter memilih utk tdk melanjutkan makannya krn sayang sekali dg makanan di dlm perut yg keluar kembali.

    Setiap dibawa ke dokter kondisinya dinyatakan sehat tp beratnya mmg kurang, dan pernah sy bawa ke DSA yg menganjurkan utk diberi neo*** dan pedia**** utk mengejar ketertinggalan beratnya namun stlh dicoba ke anak saya pup-nya jd susah dan jarang dan lagi justru dia tdk mau makan sama sekali jika sdh diberi susu. Tapi semenjak ganti susu An*** sdh jauh lbh baik, anak saya msh mau makan dan pup-nya normal.

    Pertanyaannya dok apakah pola makan yg saya terapkan ke anak sdh memenuhi status gizinya meskpn beratnya kurang? Atau apkh ada yg salah dlm mengolah makanannya krn saya selalu mengikuti petunjuk resep dr buku2 yg saya beli, . Mohon petunjuknya, krn trs terang saya juga ibu yg bekerja dan selama ini sy kurang tenang dg kondisi anak saya dan jika hal ini tdk ada perbaikan bisa jadi saya akan memutuskan utk berhenti bekerja dan mengurus anak saya di rumah:)

    Trmksh sebelumnya dok, dan mohon maaf jika uraian saya terlalu panjang:)

    regards,

    cherrie

    cherrie

    28/11/2008 at 16:34


Komentar telah ditutup