Gundah

Gundah

Kalau bukan hanya untuk ini saja ..
Kenapa memberi aku rasa nyaman ..
Biarkan ia mengharu biru lagi
Hingga tiada ada cara selain pergi
Hingga harus musnah semua yang tadi ada ..

Kalau masih ada lebih banyak yang dipunya ..
Kenapa kau simpan semenjak kini ..
Bukankah aku layak mengiring dengan segala
Bukankan itu yang pantas ..

Apakah kasih hanya berwujud duka
Apakah cinta hanya bila susah digapai …

Ditambatkan

Ditambatkan

Kemana pergimu ..
Apakah sesap di siang atau dinihari ..
Jaring yang tertinggal tunda cerita
Kapal yang berlabuh hilang muatan

Anak sore di dermaga
Hati yang berlabuh hilang keresahan ..

Sauh sudah dicampakkan..
hari ini hati tak kan gundah…
derai ombak tak terasa
seakan hilang sudah….

That’s what friends are for ..

Friends are for

Saya memiliki seorang teman yang lama sekali saya kenal .. meskipun beda gender, dan sering terlibat dalam masalah2 yang melibatkan hati .. kami nyaris paham betul dengan bagaimana meletakkan posisi kami sebagai teman. Well at least masa itu ..

Hubungan pertemanan kami sering mengalami turun naik .. bahkan pada saat kami sudah berkeluarga ini dan puluhan tahun memisahkan .. tetap menyenangkan dan kadang-kadang juga meresahkan .. tergantung gelombang. xixi

Tapi dari dia saya banyak memaknai hidup saya dengan melihat pengalaman saling mengkritisi dan saling mendukung pada saat “there’s something wrong..” “i’m blue ..” ..

Untuk banyak waktu dimana kami bisa mempelajari masing-masing diri sehingga utuh seperti sekarang ini .. that’s what friends are for ..

..Untuk waktu itu ..

kita pernah lupa
hilang batas dan ..
bayangnya nyata ..
tetap berada di permukaan kulit ..
yang menjadi dingin kala kau sentuh ..

dan itu rasa
yang kau lupa kita punya ..
meski kadang kupikir ini mirip rantai ..
membelenggu dan merapatkan ..

melalui puluhan putaran sang surya..
rasa itu tetap ada ..
nanti bila kau menghadap matahari ..
akulah yang akan memanggil awan ..
kawan ..